Monday, April 21, 2014

IT MATTERS WHOM YOU MARRY [Continued…Part 3 of 3]

IT MATTERS WHOM YOU MARRY

[Continued…Part 3 of 3]

“…… So to all the young, unmarried Christian girls out there, listen up: who you marry matters……”

4. IT WILL IMPACT YOU MENTALLY 
Is the man that you’re thinking of going to be a source of worry or will he help you deal with your worries? Is he going to encourage your intellectual development, or will he neglect it? Is he going to value your opinions and listen to what you are thinking, or will he disregard your thoughts? Is he going to help you manage stress so that your mind is not burdened that way, or is he going to let you struggle through issues alone? Is he going to care for you and be thoughtful of you if you are experiencing mental strain, or will he ignore it? I know of a woman who could handle pregnancy and child birth very well physically but postpartum depression took a huge toll on her mind. The husband overlooked it, continuing to have more children, until his wife ended up in a mental institution.

You might think that the intellectual or mental side of a marriage is small. It’s bigger than you think. Consider it seriously.

5. IT WILL IMPACT YOU RELATIONALLY
How’s your relationship with your mother? Your dad? Do you love them? Does your boyfriend? Fast forward ten years: you tell your husband that your mother is coming for the weekend. Is he excited? Disappointed? Angry? Making snide jokes with his friends? Of course, a husband should come first in your priority of relationships, as you both leave father and mother and cleave to one another. But parents are still a big part of the picture. Whatever negative feelings he has about your parents now will probably be amplified after marriage. Your marriage will either strengthen or damage – even destroy – your relationship with your parents. The people who know you best and love you most right now could be cut out of the picture by a husband who hates them.

It’s the same with sisters and friends. Will they be welcomed, at reasonable times, in your home? Will the guy who you’re with encourage healthy relationships with other women, or will he be jealous of normal, biblical friendships? Will he help you mentor younger women and be thankful when older women mentor you, or will he belittle that?

Don’t sacrifice many good relationships for the sake of one guy who can’t value the people who love you.

So how will your boyfriend do after the vows? Because this is just a sampling of the ways that a husband can bless or curse his wife. The effects are far reaching, long lasting, and either wonderful or difficult. True, there are no perfect men out there. But there are great ones. Marriage to the wrong person is a nightmare. I’ve been in a church parking lot where the pastor had to call the police to protect a wife from a husband who was trying to stop her from worshiping and being with her family. It’s ugly.

Don’t be so desperate to get married that your marriage is a grief. If you are in an unhappy marriage, there are ways to get help. But if you’re not married, don’t put yourself in that situation. Don’t marry someone whose leadership you can’t follow. Don’t marry someone who is not seeking to love you as Christ loved the church. Marry someone who knows and demonstrates the love of Christ. 

© Rebecca VanDoodewaard 
RVDin MARRIAGE,WOMEN
===========================================================

PENTING DENGAN SIAPA ANDA MENIKAH !

[Bagian 3 / 3]

“….. Jadi, kepada seluruh muda/i, dan gadis-gadis saleh yang belum menikah di luar sana, DENGARKAN, Betapa pentingnya dengan siapa Anda menikah!”

4. Pernikahan dapat mempengaruhi Anda secara mental.
Apakah pria yang Anda pikirkan akan menjadi sumber kekhawatiran atau akankah dia menolong Anda mengatasi kekhawatiran Anda? Apakah dia akan mendukung perkembangan cara berpikir Anda atau malah akan mengabaikannya? Akankah dia menghargai pendapat Anda dan mendengarkan apa yang ada pikirkan atau akankah dia mengabaikannya pendapat2 Anda? Akankah dia menolong Anda di saat Anda sedang stress yang membuat pikiran Anda tidak semakin panas, atau apakah dia membiarkan Anda melaluinya sendirian? Akankah dia mempedulikan Anda dan penuh perhatian jika Anda sedang mengalami pergumulan, atau akankah dia mengabaikannya?
Saya mengenal seorang wanita yang bisa menangani kehamilan and kelahirannya dengan sangat baik secara fisik namun tekanan yang terjadi setelah melahirkan membuatnya mengalami beban pikiran yang menyengsarakan. Suaminya tidak memperhatikan dan melanjutkan untuk memiliki lebih banyak anak, sampai istrinya berakhir di Rumah sakit jiwa.
Anda mungkin berpikir bahwa sisi psikologis dari sebuha pernikahan adalah masalah kecil, tapi pada kenyataannya itu lebih besar daripada yang Anda pikrikan. Pertimbangkanlah baik-baik.

5. Pernikahan mempengaruhi hubungan Anda dengan orang-orang sekitar.
Bagaimana hubungan Anda dengan Ibu Anda? Ayah Anda? Apakah Anda menyanyangi mereka? Bagaimana pasangan Anda? Dan pada saat 10 tahun mendatang ketika Anda memberitahu suami Anda bahwa Ibu Anda akan datang pada akhir pekan, Apakah ia akan senang? Kecewa? Marah? Atau membuat lelucon dengan teman-temannya? Tentu saja, seorang suami harus menjadi prioritas daripada hal lainnya. Tapi peranan orangtua tetap masih menjadi sebuah bagian besar dalam hidup Anda. Apapun perasaan negative yang dia miliki tentang orangtua Anda saat ini, kemungkinan besar akan sama setelah pernikahan. Pernikahan Anda dapat menguatkan atau menghancurkan relasi Anda dengan orangtua Anda. Orang-orang yang sangat mengenal Anda dan mencintai Anda saat ini dapat menajdi sebuah hal sulit dikarenakan suami yang membenci mereka.
Sama halnya dengan adik dan teman-teman. Apakah mereka akan bersikap baik di rumah Anda? Akankah pria yang bersama Anda menyemangati sebuah hubungan yang sehat kepada wanita-wanita lain, atau akankah dia akan cemburu dengan persahabatan yang normal dan alkitabiah? Akankah dia menolong Anda untuk menyemangati wanita-wanita muda dan berterimakasih ketika wanita-wanita yang lebh tua memberi masukan kepada kalian, atau akankah dia meremehkannya?
Jangan mengorbankan banyak relasi yang baik demi seseorang yang tidak bisa menghargai orang-orang yang mencintai Anda.
Jadi, bagaimanakah sikap yang akan dilakukan kekasih Anda setelah sumpah pernikahan? Karena ini adalah hanya sebuah contoh dari cara-cara dari seorang suami yang bisa menjadi berkati atau kutuk bagi istrinya. Benar, tidak ada pria yang sempurna di luar sana, Tapi masih ada yang luar biasa. Menikah dengan orang yang salah adalah mimpi buruk.
Jangan menikah dengan orang yang cara kepemimpinannya tidak dapat Anda ikuti. Jangan menikah dengan seseorang yang tidak berusaha mencintai Anda seperti cara Yesus mencintai gereja-Nya. Menikahlah dengan seseorang yang mengerti dan mempraktekan kasih dari Kristus.

Translator: MerryREMA
Author:
© Rebecca VanDoodewaard
RVDin MARRIAGE,WOMEN

No comments:

Post a Comment